Newsletter Subscribe
Enter your email address below and subscribe to our newsletter
Enter your email address below and subscribe to our newsletter

BERAU – Kondisi penerangan jalan umum (PJU) yang tidak berfungsi di sejumlah ruas jalan Kabupaten Berau dinilai berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat, terutama pada malam hari.
Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menilai banyaknya lampu jalan yang mati tidak bisa dianggap sepele. Selain mengurangi kenyamanan, minimnya penerangan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas dan tindak kriminal.
Untuk itu, ia meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Berau segera melakukan pengecekan menyeluruh, khususnya terhadap PJU hasil pengadaan baru.
“PJU ini tolong Dinas Perhubungan dicek kembali, apakah yang ada di jalan itu masih dalam masa garansi pengadaan. Kata bupati kan ada garansi sampai lima tahun, jadi harus ditelusuri,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, laporan masyarakat terkait lampu jalan mati terus berdatangan, namun perbaikannya dinilai lamban. Bahkan, menurutnya, kondisi serupa terjadi di sekitar kawasan rumah dinasnya, di mana beberapa PJU yang tergolong baru justru tidak menyala.
“Kalau yang lama saya tidak masalah, apalagi yang hibah. Tapi yang baru di depan rumah saya saja mati. Saya pernah telepon perhubungan, tapi sampai sekarang belum diperbaiki,” katanya.
Ia pun meminta Dishub Berau bersikap lebih proaktif dan tidak membiarkan PJU mati terlalu lama tanpa penanganan.
“Saya juga mendorong adanya inventarisasi menyeluruh terhadap kondisi lampu jalan di seluruh wilayah Berau, agar kita tahu mana yang masih dalam masa garansi dan dapat segera diperbaiki oleh penyedia,” pungkasnya. (adv)