Newsletter Subscribe
Enter your email address below and subscribe to our newsletter
Enter your email address below and subscribe to our newsletter

TANJUNG REDEB – DPRD Kabupaten Berau menilai pembangunan turap di kawasan Gurimbang harus menjadi prioritas utama pada tahun anggaran mendatang. Wilayah tersebut dinilai memiliki risiko tinggi terhadap kerusakan akibat arus air dan pergeseran tanah yang berpotensi merusak fasilitas umum.
Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, mengatakan selain kerusakan jalan, di kawasan itu juga terdapat infrastruktur vital milik PDAM. Jika tidak segera diperkuat, dikhawatirkan pelayanan air bersih kepada masyarakat terganggu. “Turap Gurimbang menyangkut layanan air bersih juga disana,” ujarnya.
Sumadi menjelaskan, kondisi saat ini membuat daerah harus jeli memilah proyek prioritas. DPRD, kata dia, akan mengawal agar pembangunan turap tetap terlaksana meski sebagian besar pos anggaran tengah mengalami efisiensi.
Ia menambahkan, pemerintah daerah harus lebih aktif menginventarisasi kebutuhan yang bersifat mendesak dan berdampak langsung pada masyarakat. Penanganan Gurimbang menjadi penting karena kawasan itu tidak hanya berfungsi sebagai akses masyarakat, tetapi juga jalur distribusi air bersih untuk sebagian besar wilayah sekitar.
Menurutnya, keberadaan turap yang kuat juga akan menekan biaya pemeliharaan infrastruktur ke depan. “Kalau ditunda, kerusakannya bisa lebih besar dan biayanya justru meningkat,” lanjutnya.
DPRD berharap proyek ini menjadi perhatian utama pemerintah daerah saat penyesuaian anggaran dilakukan, agar pelayanan publik tetap terjaga. (adv)