Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Diskon Harga Pupuk, DPRD Dorong Penyaluran Tepat Sasaran dan Dukung Ketahanan Pangan

Share your love

ADV 23

TANJUNG REDEB – Penurunan harga pupuk bersubsidi hingga 20 persen yang dilakukan pemerintah pusat disambut positif oleh Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi. Ia menilai kebijakan tersebut menjadi langkah nyata dalam memperkuat sektor pertanian sekaligus mendorong kesejahteraan petani di daerah.

“Ini satu langkah yang baik diambil pemerintah,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Menurutnya, stimulus tersebut akan mempermudah petani memperoleh pupuk sebagai kebutuhan utama dalam proses budidaya tanaman. Namun, ia menekankan pentingnya pengawasan agar penyalurannya benar-benar tepat sasaran.

“Tentu OPD terkait harus benar-benar dalam penyalurannya, agar pupuk bersubsidi ini tepat sasaran kepada petani yang benar,” katanya.

Sumadi mengingatkan bahwa distribusi pupuk bersubsidi sering kali menjadi titik rawan dalam pelaksanaan program. Jika penyalurannya tidak diawasi ketat, dikhawatirkan pupuk justru tidak sampai ke tangan petani kecil yang paling membutuhkan. “Kalau salah sasaran, tujuan kebijakan ini tidak akan tercapai,” tegasnya.

Ia juga menilai kebijakan pemangkasan harga pupuk dapat menjadi langkah awal menuju kemandirian pangan daerah. Dengan biaya produksi yang lebih ringan, petani dapat meningkatkan intensitas tanam dan produktivitas lahan. “Kalau itu tercipta, kita bisa mencapai swasembada pangan lebih cepat,” ujarnya.

Selain pengawasan distribusi, Sumadi mendorong agar pemerintah daerah melibatkan Perum Bulog secara aktif dalam menyerap hasil panen petani. Menurutnya, keberhasilan sektor pertanian tidak hanya ditentukan oleh produksi, tetapi juga oleh jaminan pasar yang stabil.

“Kami juga dorong optimalisasi Perum Bulog dalam menyerap hasil panen petani-petani kita,” katanya. “Kalau sudah ada stimulus di pertanian dengan pemangkasan harga pupuk, tentu akan menggembirakan petani kalau pasarnya juga ada.”

Ia berharap langkah terpadu antara kebijakan harga, penyaluran pupuk yang tepat sasaran, serta penyerapan hasil pertanian dapat memperkuat ekonomi daerah. “Kalau semua berjalan seimbang, pertanian bisa jadi motor penggerak ekonomi dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat,” tutupnya.

Dengan dukungan pengawasan pemerintah daerah dan sinergi lintas sektor, DPRD Berau optimistis stimulus pupuk ini akan memberi dampak nyata bagi petani dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis pertanian di Bumi Batiwakkal. (Adv)

Informasi terpercaya, disampaikan ringkas dan efisien. subscribe now!