Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Arman Nofriansyah : Ayo Cari Alternatif PAD Selain Dari Batu Bara

Share your love


BERAU – Ketergantungan Kabupaten Berau terhadap sektor pertambangan batu bara mulai mendapat sorotan serius dari kalangan legislatif.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Berau, Arman Nofriansyah, menegaskan pentingnya langkah berani pemerintah daerah untuk menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor alternatif yang selama ini belum dimaksimalkan.

Menurutnya Berau memiliki sumber daya yang melimpah di luar sektor tambang, mulai dari pariwisata, perkebunan, hingga sektor kelautan dan perikanan yang dinilai lebih berkelanjutan dalam jangka panjang.

“Kita tidak boleh terus-menerus terlena dengan bagi hasil tambang yang suatu saat pasti akan habis. Kemandirian fiskal harus mulai dibangun dari sekarang melalui penguatan PAD di sektor lain,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Arman menilai sektor pariwisata Berau memiliki daya tarik besar, bahkan hingga tingkat internasional. Destinasi unggulan seperti Labuan Cermin dan Pulau Maratua menunjukkan tren positif dari sisi kunjungan dan retribusi. Namun ia menilai potensi tersebut belum sepenuhnya dioptimalkan.

“Retribusi dari sektor pariwisata terus meningkat, tapi masih perlu dukungan infrastruktur yang lebih baik agar kontribusinya terhadap PAD bisa lebih maksimal,” jelasnya.

Selain pariwisata, ia menyoroti potensi besar di sektor perikanan dan perkebunan kelapa sawit yang tersebar di berbagai wilayah Berau. Menurutnya sektor tersebut dapat menjadi sumber pendapatan baru apabila dikelola dengan sistem yang tepat, termasuk dalam hal penarikan retribusi yang efektif dan tidak memberatkan masyarakat.

“Potensi dari laut dan perkebunan itu sangat besar. Tinggal bagaimana OPD terkait bisa lebih kreatif dalam mengelolanya,” tambahnya.

Tidak hanya itu, Arman mendorong optimalisasi pengelolaan aset daerah yang selama ini belum produktif. Ia menyarankan agar aset-aset tersebut dapat dimanfaatkan melalui mekanisme lelang terbuka yang transparan guna meningkatkan pendapatan daerah.

Lebih lanjut, DPRD Berau berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan anggaran yang berorientasi pada intensifikasi dan ekstensifikasi sumber PAD. Pemerintah daerah diharapkan tidak hanya terpaku pada target rutin, tetapi mampu menghadirkan inovasi dalam menciptakan sumber ekonomi baru di setiap kecamatan.

“Target PAD harus terus meningkat setiap tahun. Dengan begitu, pembangunan daerah tidak lagi bergantung sepenuhnya pada dana transfer dari pusat,” tegasnya.

Ia optimistis dengan strategi yang tepat dan kolaborasi lintas sektor, Kabupaten Berau mampu membangun fondasi ekonomi yang lebih kuat, mandiri, dan berkelanjutan di masa depan. (adv)

Informasi terpercaya, disampaikan ringkas dan efisien. subscribe now!