Newsletter Subscribe
Enter your email address below and subscribe to our newsletter
Enter your email address below and subscribe to our newsletter

BERAU – Di tengah terbatasnya akses kerja di sektor pertambangan, DPRD Berau mengingatkan generasi muda untuk lebih terbuka terhadap peluang kerja di sektor lain, khususnya perkebunan kelapa sawit yang masih memiliki daya serap tenaga kerja cukup tinggi.
Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, menilai bahwa masih banyak putera-puteri daerah yang cenderung memilih pekerjaan di perusahaan tambang. Padahal, peluang masuk ke sektor tersebut tidak mudah karena adanya persyaratan dan kualifikasi yang ketat.
Menurutnya, kondisi ini kerap menimbulkan persoalan di lapangan, terutama ketika harapan masyarakat untuk bekerja di sektor tambang tidak sejalan dengan kebutuhan perusahaan.
“Kita dengar banyak problem perekrutan tenaga kerja justru dari sektor pertambangan. Ada kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan tapi tidak sesuai, lalu melahirkan konflik,” ujarnya.
Subroto menegaskan bahwa sektor perkebunan kelapa sawit sebenarnya memiliki potensi besar dalam menyerap tenaga kerja lokal.
Ia pun mengimbau agar generasi muda tidak terlalu selektif dalam memilih pekerjaan, selama pekerjaan tersebut memberikan penghasilan yang layak dan pengalaman kerja.
Ia juga menilai, keterbukaan dalam memilih sektor pekerjaan akan membantu mengurangi angka pengangguran sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.
Lebih lanjut, ia mendorong adanya peningkatan keterampilan bagi tenaga kerja lokal agar dapat memenuhi kebutuhan berbagai sektor industri, baik pertambangan, perkebunan, maupun sektor lainnya.
“Yang penting mau bekerja dan terus meningkatkan kemampuan. Jangan terpaku pada satu sektor saja,” tutupnya. (adv)