Newsletter Subscribe
Enter your email address below and subscribe to our newsletter
Enter your email address below and subscribe to our newsletter

BERAU – Ketimpangan layanan kesehatan antara wilayah perkotaan dan pedalaman di Kabupaten Berau kembali menjadi perhatian serius kalangan legislatif.
Minimnya fasilitas serta keterbatasan tenaga medis di sejumlah kampung dinilai berpotensi menimbulkan kerawanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang tinggal jauh dari pusat layanan.
Anggota Komisi II DPRD Berau, Sakirman, menegaskan sektor kesehatan merupakan pelayanan dasar yang wajib diprioritaskan oleh pemerintah daerah. Namun hingga saat ini masih ditemukan fasilitas kesehatan di beberapa kampung yang belum mampu memberikan pelayanan optimal.
“Masih terdapat fasilitas kesehatan di beberapa kampung yang belum mampu memberikan layanan optimal kepada warga,” ujarnya, Sabtu (28/3/2026).
Menurut Sakirman, kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Ia menilai perlu adanya pembenahan secara menyeluruh, baik dari sisi sarana dan prasarana maupun pemenuhan tenaga medis yang memadai. Ketersediaan dokter, perawat, hingga tenaga teknis kesehatan disebut menjadi faktor penting dalam menjamin kualitas pelayanan di tingkat kampung.
Selain itu, ia mendorong Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Kesehatan untuk lebih serius menindaklanjuti berbagai usulan yang telah disampaikan oleh para kepala kampung. Aspirasi tersebut dinilai mencerminkan kebutuhan nyata masyarakat di lapangan yang harus segera direspons dengan langkah konkret.
Salah satu kebutuhan mendesak yang disorot adalah penyediaan layanan rawat inap di fasilitas kesehatan kampung. Menurutnya keberadaan layanan tersebut akan sangat membantu masyarakat yang membutuhkan penanganan lebih lanjut tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota.
Tidak hanya itu, Sakirman menekankan pentingnya penambahan unit ambulans, terutama di wilayah pedalaman dengan akses geografis yang sulit. Keberadaan ambulans dinilai krusial dalam mendukung penanganan pasien darurat agar dapat segera dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap.
Ia berharap dengan adanya perhatian dan langkah nyata dari pemerintah daerah, kesenjangan layanan kesehatan antara wilayah kota dan pedalaman di Kabupaten Berau dapat segera teratasi, sehingga seluruh masyarakat memperoleh hak layanan kesehatan yang layak dan merata.
“Soal kesehatan ini sangat penting karena merupakan pelayanan dasar. Harapannya ke depan ada fasilitas rawat inap di kampung, penambahan ambulans, dan perhatian dari dinas kesehatan, termasuk tenaga teknisnya,” sebutnya. (adv)