Berita, Nasional, Sosial Politik

Walikota Mojokerto Kader PDIP Resmi Menjadi Tersangka Kasus Dugaan Suap

KBN – Mojokerto – KPK resmi menetapkan Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang menjabat sebagai Wali Kota Mojokerto Mas’ud Yunus sebagai tersangka kasus dugaan suap pembahasan perubahan APBD pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pemerintah Kota Mojokerto tahun anggaran 2017. “KPK menerbitkan surat perintah penyidikan dan menetapkan MY, Wali Kota Mojokerto sebagai tersangka, sejak (17/11/2017).”, jelas┬áKabiro Humas KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK Jakarta, Kamis (23/11).

Mas’ud diduga bersama-sama dengan Kepala Dinas PUPR Kota Mojokerto Wiwiet Febryanto memberi uang kepada pimpinan DPRD Kota Mojokerto. Penyidik KPK, kata Febri, langsung memeriksa empat orang yang telah lebih dahulu ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap ini.

Pemeriksaan berlangsung di Rumah Tahanan (Rutan) Medaeng, Surabaya, Jawa Timur. Sementara penahanan untuk Ma’syud pun belum dilakukan. Atas perbuatannya, Ma’syud sebagai pihak yang diduga memberi disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 13 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Red.

Kantor Berita Nasional ( KBN )

kantorberitanasional.com