Berita, Nasional, Sosial Politik

Wagub DKI Meminta Panitia Forum Untukmu Indonesia Minta Maaf Pada Keluarga Korban

KBN – Jakarta – Merespon insiden berujung maut pada acara yang dilakukan oleh panitia Forum Untukmu Indonesia, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno meminta panitia acara bersikap ksatria atas kesalahan yang dilakukan dalam penyelenggaraan acara bagi-bagi sembako di Monumen Nasional (Monas).

Sandiaga meminta panitia menyampaikan permintaan maaf langsung kepada keluarga korban. “Kita harapkan panitia juga gentleman dong, ksatria minta maaf. Kami saja yang tidak salah minta maaf.”, tegas Sandiaga di Jakarta Utara, Kamis (3/5/2015).

Ia juga menyatakan bahwa meski menyerahkan kasus ini kepada aparat hukum, Pemprov DKI sendiri telah memiliki kajian baik sebelum, saat, maupun sesudah kejadian berlangsung. Sandi mengatakan sudah menerima laporan dari Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, serta Dinas Perhubungan.

Sandi mengatakan bahwa Pemprov DKI tak akan cuci tangan dalam masalah ini. Ia mengaku telah berkoordinasi dengan Wali Kota Jakarta Utara Husen Murad. Ia memerintahkan Husen mendatangi keluarga korban melalui camat dan aparat setempat.

Ia juga mengatakan bahwa insiden bagi-bagi sembako itu menjadi bahan refleksi dan evaluasi bagi Pemprov DKI. Ia mengatakan akan meningkatkan kedisiplinan dalam penyelenggaraan acara berikutnya.

Diketahui bahwa telah terjadi insiden mematikan pada acara bertajuk doa dan bagi-bagi sembako gratis yang dilakukan oleh panitia Forum Untukmu Indonesia.

Sebelum, Disparbud maupun UPT Monas mengaku telah melarang kegiatan tersebut. Kedua pimpinan instansi mempertimbangkan ketidaksiapan panitia menghadapi banyaknya massa yang akan datang dalam acara tersebut.

Sementara itu, Ketua RT 12 RW 13, Pademangan Barat, Jakarta Utara, Sujiwanto membenarkan bahwa belum ada pihak yang mengatas namakan panitia FUI yang mendatangi keluarga korban. Keluarga korban juga masih shock dengan tragedi yang menimpa anggota keluarganya tersebut. “(Keluarga masih) Bingung, jadi mau nuntut pertanggungjawaban panitianya sampai mana gitu. Itu doang.”, jelasnya.

Red.

Kantor Berita Nasional ( KBN )

kantorberitanasional.com