Berita, Internasional, Olahraga

Terungkap, Manajar McGregor Yang Memulai Ledekan Soal Agama Khabib

KBN – Kontroversi perseteruan antara Khabib Nurmagomedov dan Conor McGregor masih berlanjut sejak UFC 229 hingga kini. Fakta-fakta pun mulai terungkap. Manajer Khabib, Ali Abdelaziz yang mengungkap, bahwa pelatih McGregor, John Kavanagh adalah orang pertama yang ‘membuat candaan soal agama’.

Seperti dilaporkan Independent, Sabtu (13/10/2018), Abdelaziz membuka ‘bukti’ berbalas cicitan lama di Twitter antara Kavanagh dan Khabib pada April lalu. Awalnya, jurnalis MMA, Ariel Helwani bercicit: “Khabib mengirim pesan kepada RDA: Ayo laksanakan (pertarungan) pada September, Oktober, atau November. Lagipula, musim panas adalah bulan Ramadhan.”

Respon Kavanagh lah kemudian yang memprovokasi Khabib.

Kavanagh: “Jesus menyukai K.O. tapi Muhammad bukan seorang fan MMA pada musim panas? – Pilihlah agama dengan bijak, petarung muda!”

Khabib: “Kamu tidak boleh bercanda soal agama, hati-hati.”

Kavanagh: “Kenapa tidak? Kita harus diperbolehkan, tanpa ancaman dan kekerasan, Bersenang-senang dalam segala hal dalam hidup kita.”

Khabib: “Saya kira tidak begitu, dan saya berharap kamu tidak mencampur agama dan guyonan, seriuslah.”

Kavanagh: “Ok kita sepakat untuk tidak sepakat – selamat atas kemenangan terakhir dan saya berharap masa depan yang baik.”

Khabib: “Terima kasih.”

Meski pada akhirnya Kavanagh mencoba untuk meredakan situasi, Abdelaziz tetap mengkritisi cicitan pelatih McGregor itu. “Ini adalah fakta dia (Kavanagh) sebagai pelatih awal mencoba untuk membuat candaan soal agama lalu mengakhiri dengan bersikap sopan.”, tegas Abdelaziz.

Sebagai seorang muslim, agama Islam adalah bagian penting dalam kehidupan Khabib. Seusai UFC 229, Sabtu (7/10/2018) lalu, Khabib menyempatkan muncul di hadapan wartawan sekitar tengah malam waktu Las Vegas. Ia merasa harus menjelaskan sesuatu terkait sikap emosionalnya yang berujung kericuhan. “Saya meminta maaf kepada Komisi Atletik (Nevada), ini bukan sisi baik saya, saya hanyalah manusia. Namun saya tidak mengerti mengapa orang membahas soal saya melompat keluar Oktagon sementara dia (McGregor) menyinggung agama saya, negara saya, ayah saya, dan datang ke Brooklyn menyerang bus dan hampir membunuh beberapa orang.”, tutur Khabib.

Red.

Kantor Berita Nasional ( KBN )

kantorberitanasional.com