Berita, Kesehatan, Nasional

Perdospi: Maskapai Harus Punya Dokter Penerbangan Khusus

KBN – Demi untuk menegaskan kesiapan fisik dan kesehatan mental kru pesawat yang akan terbang, Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Penerbangan (Perdospi) menyarankan agar maskapai penerbangan di Indonesia memiliki tim dokter penerbangan khusus. “Kami (Perdospi) merekomendasikan agar setiap maskapai penerbangan memiliki SDM Kedokteran Penerbangan (SpKP) untuk meminimalisir human error dalam kecelakaan penerbangan.”, kata Ketua Umum Perdospi, Wawan Mulyawan, melalui siaran persnya, Senin (29/10/2018).

Menurutnya fungsi dan peran Perdospi adalah fokus terhadap upaya meminimalisir kecelakaan pesawat dari sisi kesalahan manusia. “Dengan melakukan pemantauan kesehatan para pilot oleh anggota Perdospi baim di Balai Hatpen, sebagai Designated Aviation Medical Examiner (DAME), maupun di KKP, bandara-bandara dan maskapai penerbangan.”, jelas Wawan.

Terkait dengan kecelakaan pesawat yang terjadi, Wawan menjelaskan bahwa dalam kecelakaan pesawat terbang umumnya penyebabnya adalah multifaktorial. “Jarang sekali yang menjadi penyebab tunggal. Penyebab kesalahan manusia (human factor) hanyalah salah satu sebab saja yang mungkin terkait ataupun tidak terkait.”, jelas Wawan.

Menurut Wawan, kecelakaan saat take off memang merupakan penyebab kecelakaan terbanyak kedua selain saat landing. “Terkait info yang saat ini kami dapatkan dari penerbangan JT 610 ini, kelihatannya pesawat masih dalam fase take off dan belum mencapai ketinggian untuk sesuai level yang direncanakan. Berdasarkan data yang ada dalam kecelaaan saat take off, umumnya dari multifaktorial yang ada, penyebab terbanyak adalah technical error. Namun walaupun lebih kecil kemungkinan, faktor manusia/human factor masih mungkin terjadi.”, jelasnya.

Red.

Kantor Berita Nasional ( KBN )

kantorberitanasional.com