Berita, Umum

Gunung Anak Krakatau Kembali Mengalami Erupsi

KBN – Dilaporkan bahwa gunung Anak Krakatau (GAK) yang terletak di perairan Selat Sunda kembali mengalami erupsi dengan mengeluarkan abu vulkanis setinggi 400 meter pada Selasa (23/10). Kolom abu vulkanis GAK berwarna hitam tersebut menyembur ke arah utara.

Menurut kepala Pos Pemantau GAK di Desa Hargo Pancuran, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Andi Suardi, erupsi GAK terekam dalam seismogram dengan amplitudo 56 mm dan durasi satu menit 36 detik. “Iya benar, erupsi lagi,” kata Andi Suardi, Selasa (23/10/2018).

Ia pun menjelaskan bahwa meski terjadi erupsi, status GAK masih waspada level II dengan larangan mendekat jarak radius dua kilometer. Menurut dia, tidak ada perubahan mengenai status dan larangan tersebut bagi nelayan, wisatawan, dan pengunjung lainnya demi keselamatan bersama.

Ia mengatakan bahwa lava pijar yang keluar dari kawah gunung tersebut sebagian juga ada yang jatuh laut. Sedangkan, visual keluar, menyembur, dan meleleh lava pijar dapat disaksikan jelas pada malam hari.

Diketahui bahwa sejak Selasa (9/10), GAK yang berada di perairan Selat Sunda berbatasan dengan Provinsi Lampung dan Banten, masih mengeluarkan material vulkanis berupa lava pijar. Aktivitas GAK tersebut menjadi tontonan warga yang bermukim di pulau-pulau sekitarnya.

 

Red.

Kantor Berita Nasional ( KBN )

kantorberitanasional.com